senja di ujung bandara

Waktu mulai berjalan tanpa lelah dan berkeluh kesah, walau sudah berabad-abad lamanya ia berputar entah sampai kapan ia akan berhenti.

duduk menyediri tanpa suara kian sunyi rasanya, walau hanya pesawat berlalu lanlang di angkasa hanya datang tuk singah ataupun menurunkan penumpang aku tak tau?

walau aku tahu pun, buat apa toh mereka juga tidak mngenal aku.

surya-pun merona merah jingga di ufuk barat, pertanda akan mnapak sore mejelang malam andai aku waktu pastinya orang akan setia menungguku?